Purwokerto Kota Satria

Selamat datang ,
Bagi anda yang ingin berlibur cobalah datang ke Purwokerto kota kecil yang ramah ini. meskipun termasuk kota kecil namun Purwokerto memiliki keindahan yang luar biasa. banyak hal menarik yang bisa anda lihat disini.




Saturday, September 20, 2014



 Baturraden sudah dikenal sebagi tempat pariwiata dan tempat peristirahatan sejah tahun 1928. Pada waktu iatu banyak pejabat dn staf Pabrik Gula dari Puworejo, Kalibagor, Sumpiuh Purbalingga dan Klampok membangun rumah peristirahatan di kawasan Baturraden. Berdirinya komlek perumahan pribadi para Tuan Besar tersebu mendorong perkembangan Baturraden sebagai daerah wisata sekaligus tempat peristirahatan yang nyaman.
            Satu peningalan yang masih utuh sampai sekarang adalah kompleks Induk Taman Ternak Baturraden (Sekarang dikenal BPTHMT) yang didirikan oleh warga Belanda, Tuan J.C Balgoy. Perkembangan sanjutnyalokasi tersebut kini bernama Balai Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak, terutama ternak sapi unggul milik Dirjen Peternakan, Departemen Pertanian.
            Baturrraden sejak semula memang memiliki daya tarik. Walaupun pada masa revolusi baturaden telah di bumi hanguskan, tetapi kenangan sebagai tempat rekreasi tetap melekat di benak masyarakat Banyumas. Pada aat liburan sekolah, banyak anak-anak atang ke abaturaden untuk melihat Taman Ternak Baturraden yang sekitar tahun 1950 koleksinya masih lengkap dengan ternak sapi, domba gibas, ayam ras, babi dan sapi perah.
            Karena daya tarik Baturraden yang menawan dan cocok untuk rekreasi, maka pada pahun 1952 timbul pemikiran dari Pemda Kabupaten Banyumas untuk menhidupkan Baturraden sebagai tempat brekreasi dan tempat peristirahatan. Perkembangan selanjutnya baru terwujud pada tahun 1967, diprakaarsai oleh Bupati Banyumas pada saat itu, Almarhum Soekarno Agung.
            Pemda Kabupaten Banyumas pada saat itu mengumpulkan okoh-tokoh masyarakat dari berbagai bidang dan keahlian untuk ber rembug usaha menghidupkan daerah wisata Baturraden.
           
1. Gunung Slamet

            Obyek wisata Baturraden yang merupakan tempat wisata pegunungan juga dikelilingi oleh hutan tropis yang masih asli dan terpelihara dengan baik. Lokasinga di lereng Gunung Slamet sebelah selatan. Gunung slamet tainginya kurang lebih 3.428 M membuat suhu Baaturraden sejuk yaitu antara 18 – 25 drajat celcius dengan curah hujan antara 5.000 mm – 8.000 mm.
            Fsilitas yang tersedia saat ini meliputi tempat penginapan (hotel, villa, moel dan losmen), lapangan tennis, kolam renang, permainan anak, restaurant, rumah makan, tempat parkir, pemandian air hangat yang berkhasiat menyembuhkan penyakit kulit.
            Fasilitas pendukung lainnya adalah kios cindera mata/souvenir, penjalan tanaman hias, angkutan wisata, biro perjalanan, tepepon umum/wartel, warnet, dan jalur hiking mengelilingi hutan wisata. Sebelah timur lokawisata tersedia tempat erkemahan Wana Wisata, yang dikelola oleh pihal Perhutani Banyumas.
            Gunung Slamet merupakan gunung berapi yang masih aktif yang pada bulan April (2009) kemarin sempat ber akrtivitas dengan status Siaga namun belum membahayakan. Letaknya persis di tengah-tengah Pulai Jawa, oleh masuarakat Jawa Tengah diberi julukan “Pakunya” Pulau Jawa. Gunung Slamet  konon menyimpan banyak misteri, hutannya masih perawan dan kaya akan erbagai jenis flora dan fauna, serta merupakan sumber kehidupan dimana amengalirkan air untuk irigasi sawah di banyumas dan sekitarnya.-, sehingga dijadikan salah satu lambang Daerah Kabupaten Banyumas. Jika dikaitkan dengan tembang kroncong :Ditepinya sungai Serayu”, maka gunung Samet berkaitan erat dengan kemakmuran masyarakat Banyumas.
            Para pencinta alam dan pendaki gunung tidak akan melewatkan untuk mendaki gunung Slamet sampai pada puncaknya. Karena dari puncak gunung inilah dapaat disaksikan hamaparan wilayah Banyumas sertra laut selatan/Samudra Indonesia.
          

1 comment: